Numpang Ngetrend

Teman

Kikim Komalasari

Diposting oleh saka hero Jumat, 19 November 2010

Masih hangat diberitakan tentang penderitaan yang dialami oleh Sumiati TKW asal Dompu kali ini kita dikejutkan lagi tentang berita tewasnya TKW asal Cianjur Jawa Barat Kikim Komalasari. Tidak kalah sadisnya jenazah Kikim ditemukan di tempat sampah setelah sebelumnya sempat dianiaya oleh majikanya. Penderitaan TKI asal tanah air sepertinya tidak ada akhirnya. Yang disebut-sebut sebagai pahlawan devisa harus tewas mengenaskan. Diberlakukan secara tidak manusiawi setelah meninggalpun masih disiasiakan.

Sekedar saran nih ada baiknya kalau Indonesia menghentikan Import TKI ke Arab dan negara-negara yang sering menyiksa TKI. Biar mereka cari negara lain yang mau suplai tenaga kerja. Lagipula toh tidak ada efeknya bagi para TKI yang merantau. Yang tadinya miskin ya tetap saja miskin. Apa ada data yang menunjukkan kalau setelah para TKI merantau ke negeri orang mereka jadi kaya ? Pulang dengan duka atau pulang tinggal nama.

Kebanyakan para TKI juga memiliki pendidikan yang rendah. Artinya mereka sangat mudah dibodohi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan kesejahteraan di luar negeri.

Kasus Kikim Komalasari sendiri sudah ditangani langsung oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa setelah Jum'at pagi menerima kabar tewasnya Kikim di Kota Abha. Menlu menegaskan kalau Pemerintah Indonesia akan melakukan langkah-langkah hukum untuk menangani kasus Kikim. Ya pastinya lah pak, masa pake langkah seribu. Harusnya kena hukuman mati pelakunya, kalau sampai tidak dihukum mati kebangetan.

Sekali lagi saya tegaskan kalau TKI itu bukan budak yang dapat diperlakukan seperti binatang. Mereka juga manusia, kalau negara mau menerima devisa yang dihasilkan ya lindungi juga hak-hak mereka.

4 komentar

  1. harus ada tindak tegas dari pemerintah dan tak biarkan hal seperti ini terjadi lagi dan lagi >.<

     
  2. Ferdinand Says:
  3. sungguh tragis nasib para TKI kita ya Sob.... klo untuk menghrntikan pengiriman TKI aku rasa agak susah soalnya Indonesia masih cukup tergantung dengan TKI ini, apalagi pemerintah gak mampu ngasih lapangan pekerjaan disini.... mungkin saranku cuma satu benahi lagi peraturan bilateral menyangkut TKI ini....

    Met akhir pekan ya Sob.. happy blogging :P

     
  4. hobosaphien Says:
  5. sebenarnya yang perlu diketahui oleh masyarakat adalah:
    Bahwa di Timur Tengah itu negara2 arab umumnya, sejak jaman prasejarah telah berlaku sistim perbudakan. Seorang budak baik keturunan maupun budak belian, harus mengabdi pada tuannya. Tuan boleh memperlakukan si budak sekehendak hatinya.
    Seorang atau sekelompok budak adalah persona non grata. Itulah kenyataan yang tak pernah di umumkan kepada kita.
    Sehingga para pencari harta melalui kerja di luar negeri tidak menyadari bahwa mereka diperjual belikan sebagai budak.(budak belian).

    Saya sarankan kepada penguasa di Republik ini untuk menutup kesempatan usaha dan perdagangan Tenaga Kerja ke luar negeri.

    Sediakan lapangan kerja dan peluang berusaha dan berikan kesejahteraan buruh dengan layak.

    Cabut ketentuan sistim of scorsing atau apa namanya sistim kontrak per 3 bulanan di pabrik2 atau perusahaan2.

    Utamakan kesejahteraan rakyat diatas kepentingan lain.

    INSYAALLAH

     
  6. hobosaphien Says:
  7. Sebenarnya yang sangat perlu diketahui oleh setiap orang, terutama yang akan mencari harta di negeri jiran itu adalah:
    bahwa di timur tengah pada umumnya, negara islam pada khususnya, sistim perbudakan itu telah terjadi sejak jaman dahulu kala.

    Budak belian, itu tidak memiliki hak merdeka. Exproletation de lom par lom terjadi di sana.

    Kalau tak ingin diperlakukan semenamena ya jangan ke sana sebagai budak belian. Datanglah sebagai orang akhli yang di butuhkan.

    Saran saya si hoboshapien ini kepada penguasa di Republik ini, Jangan di ijinkan perusahaan perekrut TKI/TKW
    Hapurkan sistim kontrak per 3 bulan di pabrik2 dan perusahaan2 di Indonesia.

    Utamakan kesejahteraan rakyat diatas kepentingan lain.

    Pejabat yang salah urus dan ndak becus sebaiknya segera mundur.

    Berikan kesempatan pada yang mampu kerja.

     

Posting Komentar