Numpang Ngetrend

Teman

Kenapa harus Demo 28 Januari 2010

Diposting oleh saka hero Kamis, 28 Januari 2010

Tinggal menunggu hitungan jam lagi menanti demo 28 januari 2010 menyangkut tentang kinerja pemerintah dalam 100 hari. Sebenarnya apakah demo itu perlu dan harus dilakukan mengingat kinerja pemerintah dalam 100 hari itu masih terlalu dini. Disini malah bisa terlihat jelas sikap saling tidak percaya masyarakat kepada kubu pemerintah, sikap tidak percaya akan kinerja pemerintah ini merupakan hasil dari ketidakpuasan dari kekalahan apa yang sebenarnya mereka sebut-sebut dengan demokrasi. Mereka seakan-akan benar-benar tahu akan demokrasi dan bagaimana mengatur 200juta lebih masyarakat dengan berbagai golongan, etnis, budaya, bahkan karakter yang sangat luas. Berbagai macam cara untuk mencapai ego mereka hingga menggulingkan pimpinan tertinggi negara. Sikap semacam tidak menerima demokrasi namun mereka tutupi dengan dalih demokrasi, yang mereka suar-suarkan hingga pelosok negeri. Sebagai seorang berpendidikan sudah sepantasnya mendukung kinerja pemerintah, memberi dukungan guna kemajuan negara dan kesejahteraan masyarakat. Betapa bahagianya negeri ini jika tidak ada lagi teriakan dan cacian dari masyarakat, jeritan dan harapan miskin minta tolong berharap pertolongan yang nantinya dimanfaatkan sebagai tameng hidup oleh pemberontak politik.

Sayang sekali negeri kita memang tidak pantas menerima apa yang disebut demokrasi jika wajah-wajah kita masih tidak bisa tersenyum menerima hasil dari sebuah demokrasi. Daripada menghina dan mencacimaki orang lain ada baiknya kita introspeksi diri kita sendiri, apakah saya bisa ; meembuat kebijakan yang lebih bijak (atau pimpinan kita), apa saya bisa membuat negeri ini lebih makmur daripada sekarang, apa saya bisa menghilangkan kemiskinan di negeri ini, apa saya bisa menegakkan hukum yang setegak-tegaknya lebih dari ini. Lalu apa konsekuensinya jika saya gagal nanti, saya akan mendapat hinaan seperti apa yang saya lakukan sebelumnya kepada seseorang yang telah saya jatuhkan. Bahkan kinerja saya tidak lebih baik dari dia, berdoa dan berikhtiar kepada Allah SWT dengan diimbangi kinerja yang maksimal akan membuat perubahan.

Jangan ada lagi cacian, dan hinaan,,, damai untuk indonesiaku

2 komentar

  1. Uke Poet Says:
  2. Biasa bro. Yg kuciwa sama hasil Pilpres kemarin yah sibuk gosok sana dan gosok sini. Dan.. namanya juga orang Indonesia, suka yg instan2, jadinya yah dianggap dalam 100 hari sudah bisa mengubah keadaan Indonesia dari semua aspek kehidupan masyarakat.
    Padahal yah kl dipikir2 nih, seandainya beliau terpaksa turun karena sampai kejadian 1998 dulu, bukankah citra Indonesia di mata dunia semakin menurun yang ujung2nya bisa bikin lari para investor asing (apalg tahun 2010 ini perjanjian AFTA mulai berlaku).
    Aihhh pusing ah mikirinnya. Suka gak ngerti sama pemikiran sesama anak bangsa sendiri. Katanya cintai Indonesia, tp kok pada sibuk adu domba, gosok sana sini, sikat sana sini...de el el.
    Gak heran kita terjajah Belanda 350 tahun plus plus.
    (Hehe malah numpang posting :D)
    Btw bro tambahin dong pilihan buat komengnya yg ada name/url

     
  3. saka huebat Says:
  4. jika insiden 1998 terulang itu tidak untuk pemerintahan sekarang, memang masyarakat kita tidak sulit untuk menyesuaikan dengan kehidupan global dimasa ini,, tapi saya yakin kita tidak akan terpuruk oleh jaman,, asalkan masih ada secuil harapan untuk bangkit bersama...

    untuk url sudah saya tambahkan...

     

Posting Komentar